“TERPENDAM”



“TERPENDAM”

Rindu ini menusuk kalbu
Hati ini dilanda asmara beredu
Bergelora hendak bertemu
Hatiku ini hanyalah untukmu

Kasih tidaklah semu
Rinduku juga bukan menipu
Sanubariku kini menyatu bersamamu
Menusuk dalam rerung kalbu

Rindu membuatmu jauh dari pilu
Ia akan mewarnai hari-harimu
Membuatmu trepan penuh syahdu
Asal jangan lupakan tuhanmu

Bila rindu hati bilang rindu
Jangan sekali-kali tunda waktu
Rindu aku akan pergi darimu
Katakana segera “aku rindu  padamu”


“janganlah kau me mendam-mendam sesuatu apapun bila itu dapat menjadikan dirimu buta dalam menjalani kehidupan “
Share on Google Plus

About Imam Sahal

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar